Senin, 05 Juni 2017

Apa itu Master Of Ceremony / MC?

 
Secara singkat MC merupakan singkatan berbahasa Inggris yang tersusun dari kata Master Of Ceremony. Master artinya penguasa, sedangkan ceremony artinya acara, jadi pemahan MC secara luas adalah pemimpin acara yang berkuasa penuh terhadap jalannya sebuah acara. Selain bermakna sebagai penguasa acara, MC juga terkadang di identikkan dengan arti pemandu acara, pengendali acara, pembawa acara, pengatur acara, penata acara dan banyak lagi julukan untuk MC. Dibagian lain MC bertindak selaku “tuan rumah” (host) dalam suatu acara atau kegiatan/pertunjukan.

Secara garis besar tugas MC berbeda dengan protokoler/protokol. Namun secara struktural MC merupakan bagian dari aktivitas protokoler. Sehingga dapat dipahami bahwa MC adalah pembawa acara yang bertugas untuk mengendalikan jalannya suatu acara. Sedangkan protokol adalah tata acara, yang telah dirangkai dan tersusun secara lengkap. Sehingga seorang MC akan melaksanakan tugas sesuai dengan arahan protokoler. Namun biasanya kegiatan protokoler dilaksanakan pada acara-acara resmi, seperti acara kenegaraan, pemerintahan atau kegiatan-kegiatan yang melibatkan pejabat negara, pimpinan Daerah. Karena pada dasarnya kegiatan-kegiatan resmi tersebut telah tertata dalam perundang-undangan baku dan harus dilaksanakan sesuai dengan peraturan.

Tugas MC

Tugas seorang MC secara mendasar adalah memimpin acara, namun selain itu tanggung jawab MC terhadap kelancaran sebuah acara sangatlah vital, peran seorang MC secara luas terbagi sebagai berikut :
  1. Mengumumkan tema acara yang akan berlangsung, sehingga audiens akan memahami jenis kegiatan yang akan dilaksanakan.
  2. Memberi pengantar secara singkat, tentang materi acara yang  akan berlangsung.
  3. Mengumumkan susunan acara yang sedang dan akan berlangsung sehingga baik audiens maupun pengisi acara dapat bersiap diri.
  4. Memperkenalkan figur yang akan tampil mengisi acara, sekaligus dengan jabatannya, sehingga seluruh peserta acara dapat mengenal dan mengetahui sosok yang akan tampil.
  5. Memastikan acara berjalan dengan lancar dan tepat pada waktunya, sesuai dengan rencana. Sehingga acara tidak terkesan bertele-tele dan melebihi alokasi waktu.
  6. Sebagai mediator antara panitia dan audiens acara.
Demikian yang bisa saya sampaikan. semoga bermanfaat.


Gunakanlah bahasa yang sopan dan tidak mengandung unsur penghinaan, jangan salahkan admin Walkerend.com jika menghapus komentar yang tidak sesuai. EmoticonEmoticon