Selasa, 06 Juni 2017

Renungan Untuk Menjadi Pembawa Acara


Pembawa Acara merupakan orang yang bertugas membawakan, memandu atau mengendalikan jalannya suatu acara di tengah masyarakat.

Prinsip Komunikasi ala Rasulullah SAW

Pilihan kata yang dapat dimengerti (Resonansi Komunikasi/Frekuensinya sama) dengan pertimbangan :
  1. Pilihan kata yang terbaik dan tepat
  2. Pilihan sikap yang terbaik
  3. Disampaikan di waktu yang tepat
  4. Seberapa besar manfaatnya
 Standart bicara adalah wahyu. Semua kalimat Rasul keluar dari Qolbum Salim (Niat yang baik).

Baca juga : Perbedaan Pembawa Acara, MC dan Protokol

Tugas Pembawa Acara

Seorang pembawa acara tidak hanya bertugas membawakan sebuah acara. Namun juga mulai dari menyusun acara, mengecek kesiapan acara, mengetes sound sistem, mengecek kehadiran, mengendalikan waktu, menyimak jalannya suatu acara dan menguasai suasana acara serta mengatur para hadirin. Namun secara umum ada 4 tugas penting pembawa acara/ MC, antara lain :
  1. Mengumumkan acara yang berlangsung
  2. Menarik perhatian hadirin untuk mengikuti acara melalui pakaian, dandanan, gerakan, suara, bahasa dan etika serta penampilan.
  3. Mengatasi segala hambatan yang terjadi selama acara berlangsung.
  4. Berkoordinasi dengan panitia/protokoler dan penghubung acara.

Orang-orang yang Cocok Menjadi Pembawa Acara atau MC

Orang-orang yang benar-benar cocok untuk profesi ini adalah orang yang mempunyai kepribadian :
  1. Ekstrovert, yaitu orang-orang yang suka mengekspresikan apa yang dipikirkan, dirasakan pada orang lain atau orang yang suak memperbincangkan berbagai hal dengan orang lain secara terbuka atau blak-blakan.
  2. Generalis, yaitu orang-orang yang memiliki pengetahuan cukup sehingga memungkinkan dia untuk berbicara apa saja.
  3. Fleksibel, yaitu orang yang luwes, mudah menyesuaikan diri dengan situasi.
  4. Friendly, yaitu orang yang mudah bergaul, dan karena pembawaannya disenangi banyak orang.

Persyaratan Utama Yang Harus Dimiliki Oleh Pembawa Acara atau Master Of Ceremony

  1. Pengetahuan dan pengalaman, yang luas
  2. Cerdas
  3. Rasa humar khusus untuk MC
  4. Sabar
  5. Imaginasi
  6. Rendah hati dan bersahabat

Persyaratan Teknis Pembawa Acara atau MC

  1. Menguasai materi acara
  2. Menggunakan kalimat yang sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar untuk acara-acara resmi.
  3. Suara atau vocal harus nyaman, tidak melengking atau terlalu rendah
  4. Pengaturan nafas dari perut
  5. Menggunakan suara perut dan dada. Hindari penggunaan suara tenggorakan
  6. Hal-hal yang berkaitan dengan kepribadian adalah tampilah dengan wajar, gunakan humor pada acara dan waktu yang tepat, jangan memperlihatkan persaan, jaga kesehatan agar selalu prima dan aturlah mic 5-10 cm dari mulut atau tergantung jenis atau tipe mic yang digunakan. Untuk jenis mic boom biasanya mulut dapat lebih dekat ke mic.

Hasil Penelitian

Perhatian pendengar akan terfokus pada :
  1. Ekspresi dan bahasa tubuh sebanyak 55%
  2. Tekanan suara sebanyak 37%
  3. Apa yang diucapkan atau materi sebanyak 8%

Ciri-ciri Suara Yang Baik

  1. Bernada menyenangkan, membawa rasa persahabatan
  2. Alami dan menunjukkan kepribadian yang bersangkutan
  3. Dinamis, bertenaga, meski barangkali suara tidak keras atau besar
  4. Ekspresif, mengungkap berbagai rasa dan tidak monoton
  5. Nyaman di dengar, jelas
  6. Memperhatikan artikulasi, aksentuasi dan improvisasi

Hal-hal Yang Tidak Lazim Dilakukan Oleh Seorang Pembawa Acara atau MC

Untuk menciptakan citra atau kesan sebagai pembawa acara yang profesional di mata audience, ada beberapa hal yang harus dihindari oleh seorang pembawa acara atau Master Of Ceremony.

  1. Membacakan susunan acara di awal
  2. Memberikan penghormatan yang panjang-panjang
  3. Over acting/berlebihan
  4. Memberikan ucapan terimakasih yang berlebihan
  5. Mengulas pembicara sebelumnya
  6. Menyampaikan pengumuman dalam acara
  7. Meniru/mencoba berlaku seperti orang lain
  8. Mengeksploitir suara dan tekanan secara berlebihan
  9. Angkuh dan menyombongkan diri

Jurus Jitu Menjadi Pembawa Acara atau MC

  1. Setelah menyetujui sebuah acara, pastikan anda minimal sudah mendapatkan informasi tentang acara tersebut meliputi what, when, where, who
  2. Sedapat mungkin luangkan waktu untuk menghindari geladi resik
  3. Datanglah lebih awal ke tempat acara. Minimal 1 jam sebelum acara
  4. Jalin komunikasi dengan soundman dan orang-orang yang akan berhubungan dengan kita
  5. Tersenyumlah dan balaslah senyum orang tersenyum kepada anda
  6. Tenyakan kepada panitia tentang pejabat-pejabat penting yang akan datang dan kepastian kedatangan nereka
  7. Tunjukkan wajah bersahabat dan buatlah kontak mata
  8. Jika anda merasa gugup, maka cobalah untuk bergerak ringan dan tariklah nafas dalam-dalam
  9. Hiburlah diri anda dengan mengenang kesuksesan anda di masa lalu
  10. Hilangkan kecemasan yang tidak perlu
  11. Jangan membuat pengakuan negatif
Itulah ulasan yang bisa saya sampaikan mengenai renungan untuk menjadi pembawa acara atau MC. Semoga bermanfaat. Aminn....


Gunakanlah bahasa yang sopan dan tidak mengandung unsur penghinaan, jangan salahkan admin Walkerend.com jika menghapus komentar yang tidak sesuai. EmoticonEmoticon